Boyolali, 9 September 2026 — SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Revitalisasi ABT 3 Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam persiapan pelaksanaan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah guna meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi siswa.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di ruang Laboratorium Komputer SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali yang juga menjadi salah satu ruang yang akan mendapatkan revitalisasi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Yayasan Bhinneka Karya Boyolali, yaitu Bapak Sutiman, A.Md. selaku Sekretaris Yayasan dan Bapak Drs. Sugiyatno selaku Bendahara Yayasan, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, Bapak Fajar Purnomo, S.Pd., serta tim perencana revitalisasi. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh kepala sekolah, guru, karyawan, dan pihak terkait lainnya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali, Ibu Deny Prihasanti, S.T. dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pengajuan hingga terealisasinya bantuan revitalisasi ini. Beliau menyampaikan bahwa upaya untuk mendapatkan bantuan revitalisasi telah dilakukan sejak beberapa waktu sebelumnya dan akhirnya dapat terealisasi melalui Bantuan Revitalisasi ABT Tahap 3 Tahun 2026.
Ibu Deny juga menjelaskan bahwa bantuan revitalisasi tersebut tidak mencakup seluruh bangunan sekolah. Beberapa bagian yang menjadi prioritas revitalisasi meliputi ruang kelas X, XI, XII, perpustakaan, dan Laboratorium Komputer. Selain itu, kondisi beberapa bagian bangunan lainnya juga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan perbaikan.
Adapun bantuan dana revitalisasi yang diterima SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali sebesar Rp646.250.000,00. Dana tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan perbaikan sesuai dengan rencana revitalisasi. Perbaikan yang dilakukan terutama mencakup bagian atap dan perbaikan kondisi dinding atau tembok yang mengalami kerusakan. Revitalisasi ini bukan berupa pembongkaran seluruh bangunan dan pembangunan kembali, melainkan perbaikan pada bagian-bagian yang membutuhkan penanganan.
Selanjutnya, sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Yayasan Bhinneka Karya Boyolali. dalam sambutannya, yayasan menyampaikan rasa syukur atas diterimanya bantuan revitalisasi bagi SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali. Yayasan juga memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah, Ibu Deny Prihasanti, S.T., yang dinilai terus menunjukkan semangat, pantang menyerah, dan istiqamah dalam mengembangkan SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali. Selain itu, yayasan juga mengingatkan pentingnya pengelolaan administrasi dan pelaporan selama proses revitalisasi. Setiap transaksi dan penggunaan material perlu dicatat secara rinci, termasuk nota pembelian serta pencatatan barang yang masuk dan keluar, sehingga seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Pihak yayasan juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Fajar Purnomo, S.Pd. selaku Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V yang telah hadir dan memberikan arahan serta bimbingan kepada sekolah. Dengan adanya bantuan revitalisasi ini, pihak yayasan berharap seluruh proses dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Fajar Purnomo, S.Pd. juga menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan revitalisasi bagi SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali. Beliau menyampaikan bahwa meskipun SMK BK 5 Teras Boyolali merupakan sekolah yang berkembang, semangat untuk belajar dan melakukan perbaikan tidak boleh berhenti. Beliau berharap revitalisasi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada siswa.
Bapak Fajar juga menekankan pentingnya memperhatikan kualitas dalam proses pembangunan. Menurut beliau, material yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan standar sehingga hasil revitalisasi dapat digunakan dalam jangka panjang. Hal tersebut termasuk pemilihan material atap dan konstruksi yang kuat serta sesuai dengan kebutuhan bangunan sekolah.
Setelah sambutan dari berbagai pihak, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan rencana revitalisasi oleh tim perencana yang disampaikan oleh Bapak Agus Prasetyo, S.T. Beliau menjelaskan mengenai rencana dan tahapan pekerjaan, termasuk gambar serta desain bangunan yang akan diperbaiki. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan akan mengikuti prosedur dan ketentuan pembangunan yang berlaku, termasuk penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penggunaan alat pelindung diri (APD), pengamanan area kerja, serta penataan material agar tidak mengganggu aktivitas sekolah.
Tim perencana juga menjelaskan rencana penggunaan genteng metal sebagai material penutup atap. Pemilihan material tersebut diharapkan dapat memberikan daya tahan yang lebih baik serta mendukung ketahanan bangunan terhadap kebocoran. Sementara itu, bagian konstruksi atap direncanakan menggunakan baja ringan dengan kualitas yang baik sesuai kebutuhan dan perhitungan konstruksi. Selain material, proses pembangunan juga akan memperhatikan kualitas pemasangan, keamanan, kerapian, serta ketepatan pelaksanaan agar hasil revitalisasi dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Setelah pemaparan rencana revitalisasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan disampaikan oleh perwakilan komite sekolah, Bapak Tarto, yang menyoroti aspek keamanan selama proses pembangunan. Hal tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya pernah terjadi kejadian orang yang masuk ke lingkungan sekolah dan berusaha membobol salah satu ruangan. Bapak Tarto menanyakan langkah antisipasi yang akan dilakukan selama proses revitalisasi, khususnya terkait keamanan material dan lingkungan sekolah.
Menanggapi hal tersebut, tim perencana menyampaikan bahwa keamanan selama proses pembangunan akan menjadi perhatian. Material yang masuk dan keluar dari lokasi pembangunan akan dilakukan pendataan dan pengawasan. Area pekerjaan juga akan ditata dan dibatasi agar akses keluar-masuk dapat dikendalikan serta tidak mengganggu aktivitas sekolah.
Menambahkan hal tersebut, Bapak Fajar Purnomo, S.Pd. menyampaikan bahwa aspek keamanan memang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Beliau memberikan masukan agar sekolah mempertimbangkan pemasangan CCTV di beberapa titik strategis sehingga kondisi lingkungan sekolah dapat dipantau dengan lebih baik. Selain membantu pengawasan, rekaman CCTV juga dapat menjadi dokumentasi apabila terjadi suatu kejadian yang tidak diharapkan. Usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari Bapak Tarto, tim perencana, Ibu Deny Prihasanti, serta pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta berharap proses revitalisasi yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar, diberikan kemudahan dalam setiap tahapannya, serta menghasilkan perbaikan sarana dan prasarana yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.
Dengan adanya revitalisasi ini, SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali berharap lingkungan sekolah dapat menjadi semakin nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran. Revitalisasi ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta mendukung perkembangan SMK Bhinneka Karya 5 Teras Boyolali menuju sekolah yang semakin maju dan berkembang.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan sosialisasi revitalisasi tersebut.
Created by : Muhamad Dani Prasetyo, S.T. (Disclaimer : Penyusunan kalimat dibantu oleh AI Chat GPT)